TUJUAN
Tujuan pembuatan Penulisan Ilmiah adalah melatih mahasiswa untuk dapat
menguraikan dan membahas suatu permasalahan secara ilmiah dan dapat menuangkannya secara ilmiah
dan menuangkannya secara teoritis, jelas dan sistematis.
Dalam melakukan
penelitian, khususnya penelitian yang sifatnya uji hipotesis, maka mau tidak
mau kita harus menelaah teori-teori yang akan digunakan. Hal ini dilakukan,
karena suatu hipotesis, dugaan, asumsi, dibangun berdasarkan teori yang
dihasilkan dari suatu bacaan.
Teori adalah alat terpenting suatu ilmu pengetahuan. Artinya,
tanpa teori berarti hanya ada serangkaian fakta atau data saja, dan tidak ada
ilmu pengetahuan. Teori itu: [a] menyimpulkan generalisasi fakta-fakta, [b]
memberi kerangka orientasi untuk analisis dan klasifikasi fakta-fakta, [c]
meramalkan gejala-gejala baru, mengisi kekosongan pengetahuan tentang
gejala-gejala yang telah ada atau sedang terjadi.
Teori merupakan
definisi yang dipakai peneliti untuk menggambarkan secara abstrak suatu
fenomena sosial ataupun fenomena alami. Atau Teori, serangkaian konsep,
definisi, dan proposisi yang saling berkaitan dan bertujuan
untuk memberikan gambaran sistematis tentang suatu fenomena (sosial).
Teori mengandung tiga
hal: Pertama, teori serangkaian proposisi antara konsepkonsep
yang saling berhubungan. Kedua, teori menerangkan secara
sistematis suatu fenomena sosial dengan cara menentukan hubungan sosial antara konsep. Ketiga,teori menerangkan
fenomena tertentu dengan cara menentukan konsep mana yang berhubungan dengan konsep lainnya
dan bagaimana bentuk hubungannya.
Penelitian
ilmiah adalah rangkaian pengamatan yang sambung menyambung,
berakumulasi dan melahirkan teori-teori yang mampu menjelaskan dan meramalkan fenomena - fenomena. Penelitian ilmiah sering
di asosiasikan dengan metode ilmiah sebagai
tata cara sistematis yang digunakan untuk melakukan penelitian.
Penelitian ilmiah juga
menjadi salah satu cara untuk menjelaskan gejala-gejala alam. Adanya penelitian
ilmiah membuat ilmu berkembang, karena hipotesis-hipotesis
yang dihasilkan oleh penelitian ilmiah seringkali mengalami retroduksi.
I.
Daftar Isi
Berisi semua informasi secara garis besar dan disusun
berdasarkan urut nomor halaman
daftar isi berfungsi untuk memudahkan pembaca mengetahui di halaman mana bab yang
ingin dibacanya. daftar isi biasanya diletakkan setelah kata pengantar. daftar
isi dibuat secara berurutan dari halaman paling awal hingga halaman paling
akhir termasuk lampiran yang terdapat dalam makalah tersebut.
II.
Kata Pengantar
Berisi ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang ikut berperan
serta dalam pelaksanaan penelitian dan penulisan ilmiah. di dalam kata pengantar kita bisa menuliskan ucapan
terimakasih kepada siapa saya yang pernah terlibat dalam pembuatan makalah,
saya berikan contoh. terimakasih kepada Allah yang telah memberikan kesehatan
selama proses pembuatan makalah ini.
III.
Abstrak (Rangkuman/Inti
sari)
Umumnya tidak lebih dari 200 kata,
ditulis dalam satu paragraph
Ditulis untuk memotivasi orang agar
membaca malakah
Berisi ringkasan makalah dengan
memberikan penekanan pada:
a.
Masalah
yang diselesaikan
b.
Metode
yang dipakai
Hasil utama yang diperoleh
IV.
Pendahuluan
Pada bab pendahuluan ini
terdiri dari beberapa sub pokok bab yang meliputi antara lain :
1.1 Latar belakang
Menguraikan
tentang alasan penulis dan motivasi terhadap topik permasalahan yang
bersangkutan.
1.2 Rumusan masalah
Berisi masalah apa yang
terjadi dan sekaligus merumuskan dalam penelitian yang bersangkutan
1.3 Tujuan penelitian
Menggambarkan hasil-hasil
yang diharapkan dari penelitian ini dengan memberikan jawaban masalah yang
diteliti
1.4 Sistematika penulisan
Memberikan gambaran umum
dari bab ke bab isi dari penulisan ilmiah atau skripsi
V.
Tinjauan pustaka / Landasan teori Isi dari
tinjauan pustaka :
Bagian ini berisi 4 (empat) bagian utama yaitu:
·
Landasan
teoritis. Bagian landasan teoritis memuat tentang teori dasar yang
relevan yang berasal dari pustaka mutakhir yang memuat teori, proposi, konsep
atau pendekatan terbaru yang ada hubungannya dengan penelitian yang dilakukan
untuk mencegah replikasi.
·
Hasil-hasil penelitian terdahulu/Kajian Empiris. Bagian ini
memuat tentang fakta-fakta atau hasil kajian empiris yang relevan dengan
judul/topik penelitian.
·
Kerangka Pemikiran. Kerangka berpikir penelitian di sintesis,
di abstraksi dan di ekstrapolasi dari berbagai teori dan pemikiran ilmiah yang
mencerminkan paradigma sekaligus tuntunan untuk memecahkan masalah penelitian
dan merumuskan hipotesis.
·
Hipotesis Penelitian. Hipotesis merupakan proposisi keilmuan
yang dilandasi oleh kerangka berpikir penelitian dengan penalaran deduksi dan
merupakan jawaban sementara secara teoritis terhadap permasalahan yang dihadapi
yang dapat diuji kebenarannya berdasarkan berdasarkan fakta empirik.
1.
Daftar pustaka
Daftar pustaka adalah sebuah daftar yang berisi judul buku-buku, artikel-
artikel, dan bahan-bahan penerbitan lainnya, yang mempunyai pertalian dengan
sebuah karangan atau sebagian dan karangan yang tengah digarap. Bagi orang
awam, bibliografi mungkin tidak penting artinya, tetapi bagi seorang sarjana
seorang calon sarjana. atau seorang cendekiawan, daftar kepustakaan itu
merupakan suatu hal yang sangat penting.
2.
Cara merujuk
Penulisan dan pencantuman kutipan dengan
pola Harvard ditandai dengan menuliskan nama belakang pengarang, tahun terbit,
dan halaman buku yang dikutip di awal atau di akhir kutipan. Data lengkap
sumber yang dikutip itu dicantumkan pada daftar pustaka. Ada dua cara dalam
mengutip, yakni langsung dan tidak langsung. Kutipan langsung adalah mengutip
sesuai dengan sumber aslinya, artinya kalimat-kalimat tidak ada yang diubah.
Disebut kutipan tidak langsung jika mengutip dengan cara meringkas kalimat dari
sumber aslinya, namun tidak menghilangkan gagasan asli dari sumber tersebut.
VI.
Kesimpulan
Dari pembahasan di atas dapat kita simpulkan bahwa teori adalah
merupakan seperangkat proposisi yang menggambarkan suatu gejala terjadi seperti
itu. Proposisi proposisi yang dikandung dan yang membentuk teori terdiri atas
beberapa konsep yang terjalin dalam bentuk hubungan sebab-akibat.
Dengan demikian teori juga bisa dikatakan suatu rangkaian
prosedur-prosedur secara sistematis untuk membuat seperangkat konsep definisi
dan proposisi yang mampu menjelaskan,meramalkan dan pengendalian sesuatu
fenomena-fenomena untuk menemukan pengetahuan baru.
Sumber :
http://sanaky.staff.uii.ac.id/2011/07/02/teori-dalam-penelitian/#_ftn1
http://id.wikipedia.org/wiki/Penelitian_ilmiah
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/11/pengertian-daftar-pustaka-kutipan-dan-catatan-kaki-2/
http://www.sisilain.net/2011/09/contoh-daftar-isi.html
http://belajarpsikologi.com/tag/pengertian-kata-pengantar/
http://pusatstudi.gunadarma.ac.id
/http://www.pustakasekolah.com/panduan-penulisan-proposal-penelitian-skripsi-llengkap.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar